Manfaat Mempelajari psikologi belajar


Psikologi belajar adalah sebuah disiplin ilmu yang memberikan wawasan kepada guru dan calon guru mengenai siapa anak didik dan bagaimana cara belajarnya. Hal-hal lain yang berkaitan dengan aktifitas belajar anak didik juga dibicarakan didalamnya. Semua itu penting diketahui oleh guru dan calon guru dan besar manfaatnya bagi kepentingan pembelajaran di sekolah tempat mengabdikan diri.

Psikologi sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan teori-teorinya mulai diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. Dunia industri/perusahaan, pemgembangan sumber daya manusia, dunia klinis/ medis/kedokteran, dunia pendidikan, parenting skill, pendampingan remaja, dunia olah raga, komunikasi, dakwah, public relation serta berbagai bidang kehidupan lainnya menerapkan ilmu-ilmu psikologi. Khusus dalam dunia pendidikan, terdapat psikologi pendidikan dan psikologi belajar.  

Menguasai materi tanpa mengetahui bagaimana karakter dari audien (dalam hal ini anak didik) merupakan kemampuan yang belum lengkap. Guru perlu memahami kondisi anak didik, apa harapan dan kebutuhan, bagaimana proses belajar terjadi serta bagaimana menyesuaikan materi dengan daya tangkap anak. Tanpa pemahaman yang tepat tentang anak didik, guru hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga tanpa hasil yang maksimal. Keringat guru yang bercucuran bisa tidak ada artinya tanpa pemahaman yang mendalam tentang diri anak didik. 

Di dalam sebuah buku yang berjudul Psikologi belajar karangan Dra Rohmanila Wahab M.Pd.I  bahwasanya manfaat mempelajari psikologi belajar adalah:

  1. Dapat diperoleh ilmu pengetahuan tentang hakikat siapa anak didik dan bagaimana cara belajarnya serta bagaimana cara menghadapinya. Hakikat umum belajar dan syarat-syaratnyayang diperlukan agar peristiwa belajar dapat berjalan dengan baik, yang dapat dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan pembelajaran.
  2. Dapat diperoleh ilmu pengetahuan tentang  teori-teori, prinsip-prinsip dan ciri-ciri khas prilaku belajar individu anak, yang dapat dimanfaatkan dalam memahami masalah belajar anak. Strategi belajar mengajar yang diperlukan pun menjadi lebih adatable dan jauh dari dominasi guru.
  3. Dapat diperoleh ilmu pengetahuan bahwa setiap anak berbeda sebagai individu dalam belajar, yang mana dapat dimanfaatkan untuk melakukan pendekatan yang tepat dalam kegiatan belajar mengajar sesuai potensi individu anak masing-masing.  
  4. Dapat mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi belajar, yang dapat dimanfaatkan dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif legi kreatif dalam rangka meningkatkan hasil belajar yang optimal.
  5. Dapat mengetahui bahwa pembawaan merupakan potensi anak yang tersedia dan dapat di ubah dengan menyediakan lingkungan belajar yang kreatif di dalam kelas.
  6. Dapat mengetahui beberapa masalah yang terkait dengan teori-teori, prinsip-prinsip, fungsi, serta teknik motivasi belajar, yang dapat dimanfaatkan dalam rangka pemberian motivasi kepada anak didik yang tidak atau kurang bergairah dalam belajar, sehingga diharapkan anak didik terlibat langsung dalam belajar.
  7. Dapat mengetahui tentang hubungan tingkat kematangan dengan kesiapan belajar anak, yang dapat dimanfaatkan oleh guru dengan tidak memaksakan kehendak sendiri kepada anak didik untuk dipaksa belajar.
  8. Dapat mengetahui tentang kapasitas belajar anak pada stadium umur tertentu, yang dapat dimanfaatkan dalam rangka pengalokasian waktu belajar dan sebagai bahan pertimbangan sampai sejauh mana tingkat keluasan dan kedalaman materi yang di programkan dalam kurikulum, sehingga dapat memperkecil tingkat kesulitan belajar anak didik dalam menyerap, mengolah, dan menyimpan informasi dalam memori otak.
  9. Dapat mengetahui masalah transfer belajar, yang dapat dimanfaatkan dalam rangka manajemen pembelajaran yang kondusif dengan tujuan informasi baru dapat diserap, diolah dan disimpan dengan baik.
  10. Dapat mengetahui tentang masalah lupa dan faktor-faktor penyebabnya, yang dapat dimanfaatkan untuk membantu anak didik untuk mentransfer perolehannya kedalam situasi lain, sehingga penguasaan anak didik terhadap materi pelajaran betul-betul mantap dan bermakna. 


Psikologi belajar amat penting bagi setiap orang, akan sangat terasa betapa pentingnya pengetahuan tentang psikologi belajar itu, apabila seorang guru diserahi tanggung jawab sebagai pemimpin, baik pemimpin perkumpulan keagamaan, perkumpulan olah raga, kesenian, sekolah dan sebagainya. Semuanya itu akan kurang sempurna jika tidak dilengkapi dengan psikologi, agar dapat melaksanakan kepemimpinan itu dengan sebaik-baiknya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel